Friday, June 24, 2011

Gaul


“Lu ngga gaul banget sih jadi orang!!!!!”

Mungkin Anda pernah atau bahkan sering mendenga istilah “nggak gaul” baik dalam pergaulan kawula muda hingga di kalangan dewasa. “Gaul” sudah semacam menjadi syarat tak tertulis untuk bisa diterima dalam pergaulan dalam masyarakat, dalam hal ini saya tidak spesifik condong ke kalangan masyarakat tertentu, tapi lebih kepada masyarakat luas.

Tapi jujur saya bingung menentukan definisi dari kata “gaul” itu bagaimana. Saya merasa makna kata “gaul” telah mengalami pergeseran makna dari makna yang sebenarnya dan yang seharusnya. Jika dilihat bagaimana kalangan tertentu memaknai kata “gaul” maka mungkin kita akan menyadari bahwa makna “gaul” yang lumrah di masyarakat sekarang adalah mengikuti trend-trend tertentu yang sedang booming karena pengaruh media.

Dulu sempat ngetrend potongan rambut mohawk & Spike yang ngga mohawk nggak gaul dan harus disisihkan dari kalangan orang-orang gaul. Jadi mohawk itu gaul, KATANYA. Entah mereka mengidolakan artis sinetron, david beckham, atau mungkin Mario Balloteli, saya nggak tahu.

Sempat juga booming cara berbusana kaum adam dimana orang-orang yang didefinikan gaul harus bercelana hypster dengan cara diplorot-plorotin hingga dalemannya keliatan, itu KATANYA anak gaul pada saat itu. Biar lebih gaul biasanya dalemannya pake celana boxer polkadot atau corak tengkorak biar lebih trendy, mungkin.

Mungkin ada juga yang beranggapan anak gaul itu tongkrongannya di Mall ini, mall itu, gandeng cwe kesana kemari, ya walaupun yang dibeli cuma 2 kotak popcorn, yang penting dapat tittle anak gaul bukan?

Dan masih banyak lagi fenomena-fenomena serupa yang pernah berkembang di masyarakat. Sebagai manusia yang pernah dan mungkin sekarang masih mengalami masa-masa labil dalam hidupnya. Mungkin saya pun pernah berusaha ikut arus agar mendapat tittle “anak gaul”, asoooy bener. Jadi kalau lagi ada fenomena yang lagi booming di media ikuuuuut. Ada barang yang lagi booming di TV, beliiiiiii, dst. Ya udah, kesannya kayak bebek aja yang disetir oleh media massa, korban media massa, korban iklan, korban informasi, dst.

Kok malah kesannya istilah “anak/komunitas gaul” ini jauh dari makna yang seharusnya, secara tidak sadar memetak-metakkan diri dalam masyarakat, mengisolasikan diri pada golongan tertentu dalam masyarakat, menciptakan apa yang namanya eklusivisme dalam bermasyarakat. Jadi apa memang begitu makna “gaul” yang berkembang sekarang?

Jadi kalau saya memberi versi lain dari makna kata gaul, mungkin saya lebih setuju kalo gaul itu berarti membebaskaan diri dan mempunyai kapabilitas untuk bergaul, berinteraksi, dan melakukan komunikasi dalam masyarakat. Sekali lagi makna masyarakat ini berarti masyarakat luas, bukan golongan masyarakat tertentu dengan berbagai bentuk eklusivismenya.

Jadi jika ada seorang pejabat tinggi namun masih bisa dan mau berinteraksi dengan rakyat kecil bukan malah menciptakan eksklusivisme kaum pejabat itu namanya GAUL.

Kalau ada jika ada orang yang pinter namun masih bisa mengajari tanpa harus menggurui, masih bisa menjaga komunikasi tetap nyaman dan menyenangkan, itu menurut saya GAUL.

Kalau ada Pengusaha kaya namun masih bisa nyambung diajak ngobrol masalah orang kecil itu GAUL menurut saya.

Kalau pemimpin mau berbicara dengan rakyat ngga pada saat menjelang pemilu saja itu GAUUUL..

Kalau ada negarawan mampu mendengar dan memberi solusi kepada para petani, menurutku itu GAUUUL. Apalagi kalau ada petani bisa berbicara masalah negara itu lebih GAUUL lagi.

Jadi intinya, menurut versi saya orang gaul itu ya orang-orang yang bisa berinteraksi dengan berbagai kalangan, berbagai topik, berbagai fenomena.

Ah itu hanya definisi saya saja yang jika direfleksikan kepada saya sendiri maka saya dapat menyimpulkan betapa nggak gaulnya saya ini.

Sekali lagi itu hanya definisi versi saya, tidak menutup kemungkinan saya salah.

Pengalaman


Disetiap hidup kita pernah mendengar namanya “pengalaman” banyak orang menganggap pengalaman adalah hal yang bisa menjadi guru kita yang paling benar, ada juga yang menggangap pengalaman itu bagian dari masa lalu setiap orang pasti mempunyai pendapat mereka masing-masing yang menurut pikiran kita itu benar. Disaat aku sering mendengarkan,membaca,bertanya,melihat dll lah....

Aku selalu merasa banyak sebenarnya hal yang sangat berguna dan baik untuk kita walau pun itu tak mesti cocok dengan pola pikir kita. Meskipun itu tidak sama dengan pedoman hidup kita sekali pun. Ingat apapun yang pernah kita lakukan sewaktu masa lalu dan itu yang kita sebut “pengalaman”, jangan pernah menggangap pengalaman itu buruk. Karena semua pengalaman itu dapat menjadi pelajaran yang baik karena dengan pengalaman kita menjadi tau dan merasa pernah melakukan sesuatu yang pernah kita lakukan sehingga jika melakukanya lagi kita akan merasa lebih tenang dan bisa mempelajari hal tersebut dengan lebih baik.

Tulisan Gaul Pertama (This Is Masterpeace)


Kenalin namaku “nofianto puji imawan”kali ini aku menulis cerita berjudul ”KEBIGUNGAN” yang diankat dari kisah sehari-hari aku mungkin hal ini yang sangat risau dibenakku di suatu pikiran yang taktau kenapa selalu aku merasa bingung atas apa yang telah aku alami. Nah mulai dari sinilah aku merasa perlu untuk menulis buku ini.

"di suatu hari tepatnya pas aku sekolah tepatnya pagi hari aku selalu berpikir dan hal itulah yang bikin aku bigung setiap hari seperti biasanya aku dan teman-temanku merasa bosan dan kurang bersemangat , mungkin karena biasanya sekolahanku selalu mengadakan ulangan harian yang selalu bikin aku bingung , apalagi teman-temanku yang sudah tak niat sekolah tapi dipaksa sama orang tua mereka sekolah jadinya kasian orang tua mereka bayar mahal-mahal malah anak mereka yang santai.

Ya seperti itulah aku, selalu berpikir hal yang seharus nya tak harus aku pikirkan.

“Hehehe” kebetulan pas aku masuk di kelas . aku melihat banyak wajah-wajah yang begitu eksotis , yaitu teman-teman gue yang selaluku sayang (khusus yang cewek) mereka bagai warna pelangi tau ngak sich.”ada yang murung , sumringah, nangis,dan tentunya ada yang bersorak saat aku baru masuk kelas, mereka kan si homo-homo”yang ngefans sama aku” Yang mendukung aku dalam melakukan apapun dikelas (ingat tapi aku bukan homo) aku udah punya cewek dia baik. dia beda sama cewek-cewek lain yang selalu lebay saat pacaran maunpun PDKT dan putus sama pacarnya.

Gini aja aku jelasin dulu pada kalian semuanya cewek’ kalau pedekate biasanya suka ja’im and sering banget lebay...conteh deh saat ada cowok kenalan lewat hp biasanya cewek lebih suka jual mahal dulu untuk ngebales pesan itu cowok. Iya kan ....!

Lagi pas pacaran pun malah banyak kelakuan yang bikin muak alias pengen muntah .saat mereka suap-suapan di kantin sekolahan , saat merekan jalan-jalan dan memakai kaos couple trus panggilan pangilan yang menurut gue itu berlebihan saat pacaran,contoh’’yankz , bebzbebz, honey ,mimi-pipi’’ lebih baik panggil aja kiki nini....hehehehe

Jujur sebenarnya aku uda punya pacar dia bahkan lebih baik dari seorang cewek (lhooooo) namanya bambang dia sayang banget sama gue ,,,sayang aku gag sayang dia ,,,,’yaiyalah di tu cowok .meeeeen masak suka sama cowok bayangin aja {tapi tenang aja aku normal kok).

ini adalah awal aku menulis, "malu sendiri saat lihat tulisan ini" kenalin namaku “nofianto puji imawan”kali ini aku menulis cerita berjudul ”KEBIGUNGAN” yang diankat dari kisah sehari-hari aku mungkin hal ini yang sangat risau dibenakku di suatu pikiran yang taktau kenapa selalu aku merasa bingung atas apa yang telah aku alami. Nah mulai dari sinilah aku merasa perlu untuk menulis buku ini.

"di suatu hari tepatnya pas aku sekolah tepatnya pagi hari aku selalu berpikir dan hal itulah yang bikin aku bigung setiap hari seperti biasanya aku dan teman-temanku merasa bosan dan kurang bersemangat , mungkin karena biasanya sekolahanku selalu mengadakan ulangan harian yang selalu bikin aku bingung , apalagi teman-temanku yang sudah tak niat sekolah tapi dipaksa sama orang tua mereka sekolah jadinya kasian orang tua mereka bayar mahal-mahal malah anak mereka yang santai.

Ya seperti itulah aku, selalu berpikir hal yang seharus nya tak harus aku pikirkan.

“Hehehe” kebetulan pas aku masuk di kelas . aku melihat banyak wajah-wajah yang begitu eksotis , yaitu teman-teman gue yang selaluku sayang (khusus yang cewek) mereka bagai warna pelangi tau ngak sich.”ada yang murung , sumringah, nangis,dan tentunya ada yang bersorak saat aku baru masuk kelas, mereka kan si homo-homo”yang ngefans sama aku” Yang mendukung aku dalam melakukan apapun dikelas (ingat tapi aku bukan homo) aku udah punya cewek dia baik. dia beda sama cewek-cewek lain yang selalu lebay saat pacaran maunpun PDKT dan putus sama pacarnya.

Gini aja aku jelasin dulu pada kalian semuanya cewek’ kalau pedekate biasanya suka ja’im and sering banget lebay...conteh deh saat ada cowok kenalan lewat hp biasanya cewek lebih suka jual mahal dulu untuk ngebales pesan itu cowok. Iya kan ....!

Lagi pas pacaran pun malah banyak kelakuan yang bikin muak alias pengen muntah .saat mereka suap-suapan di kantin sekolahan , saat merekan jalan-jalan dan memakai kaos couple trus panggilan pangilan yang menurut gue itu berlebihan saat pacaran,contoh’’yankz , bebzbebz, honey ,mimi-pipi’’ lebih baik panggil aja kiki nini....hehehehe

Jujur sebenarnya aku uda punya pacar dia bahkan lebih baik dari seorang cewek (lhooooo) namanya bambang dia sayang banget sama gue ,,,sayang aku gag sayang dia ,,,,’yaiyalah di tu cowok .meeeeen masak suka sama cowok bayangin aja {tapi tenang aja aku normal kok).
ini adalah awal aku menulis.