Wednesday, September 26, 2012

Tanggung Mimpi



Banyak hal yang membuat aku senang, tapi kali ini aku bisa melakukan apa yang harus aku lakukan dan aku ingin melakukan hal itu dengan cara ku sendiri. Banyak pelajaran hidup yang aku dapat hari ini dan menurutku pelajaran itu jarang sekali di tempat lain dan aku sangat suka dengan itu. Mungkin ini baik untuk ku dan banyak sekali hal baru yang aku dapat, dan aku mengerti arti sebuah tanggung jawab.

Malam ini aku sedikit menyinggung teman-teman dan akhirnya aku dimusuhi, walaupun itu tidak berlangsung lama, dari siang sampai sore, sampai malam pula aku sering merenung ,dan aku berfikir ingin melakukan apapun dengan baik dan terencana.  tapi aku sadar semua tidak bakalan bisa berjalan sesuai rencana, kalau dari aku sendiri kurang serius dan malas dalam menjalankanya.

Banyak sekali rencana, gagasan-gagasan dan ambisi yang itu semua itu kulakukan dengan kurang baik dan tindakan kurang maksimal, disaat prinsip sedang di uji dan aku saat malam selalu banyak sekali gejolak-gejolak batin yang berhubungan dengan apa yang ingin aku lakukan.

Tapi yang pasti aku temui banyak sekali pelajaran yang bisa menenangkan aku dalam menjalaninya , pokonya aku siap dengan besok. Dan aku ingin mimpi dan bermimpi. tapi setelah bermimpi, aku usahakan agar cepat bagun dari tidur ini.

Tuesday, September 25, 2012

Untuk Esok



Jika matahari sudah berjanji untuk terbit esoknya, maka tidak baik kah jika aku tertidur dan mendahuluinya. "aku ini siapa?". Membuat sebuah janji akan niat yang bakalan menjadi beban esoknya. aku memutuskan sebuah janji dimana bakalan tidak ada lagi sebuah kemunafikan dan ketidakadilan pikiran. hingga mewujudkan sikap " adil sejak dalam pikiran dan jujur pada diri sendiri. "

menumpas akar yang kuat, memang cukup susah. namun mengulitinya dengan sabar dan pelan,  bisa menjadikanya putus. jika dilakukan secara terus menerus dan tak mengeluh. indahnya jika tak ada keluhan disaat melakukan itu. tak indah pula, jika itu tak dilakukan. geram, gerutu, gumam dan dendam bakalan merusaknya.   

kemunafikan tak perlu lagi untuk dipermasalahkan. namun alangkah lebih tepat jika kita menyelsaikan kemunafikan dengan diri sendiri melalui diri sendiri pula. lebih tak pantas lagi jika kemunafikan orang lain diurusi oleh orang lain yang ingin menyelsaikan permasalahan kemunafikan orang lain yang dianggap merugikan yang lainya pula. kemunafikan bukanlah "beras" yang dijual di pasar-pasar tradisonal maupun modern.

kemunafikan itu sifat dari munafik, munafik itu bermuka dua. jika. namun ilmu munafik adalah sebuah topeng yang bisa membuat pemakai topeng tersebut bisa menjadi apapun (baik atau tidak baik).

namun tetap kurang jika kemunafikan saja saat ini, untuk melengkapi kebatilan atau untuk melengkapi sebuah keburukan diri saat ini, kemunafikan dan ketidak adilan pikiran. dimana keadilan sebagai subjek sedangkan pikiran adalah sebagai objek diri kita. dimana pikiran adalah 50% dan hati 40%, 10%  adalah sesuatu yang tak kita ketahui. 

Monday, September 24, 2012

Seimbang


Keseimbangan adalah sebuah element penting dalam perkembangan kebaikan. Maksudnya, dalam konteks keselarasan disebutkan bahwa sebuah keseimbangan adalah bentuk dari sebuah pemerataan, keadilan, persemakmuran, kebaikan bersama dan lain sebagainya yang saling menguntungkan atau sebaliknya dan itu berhubungan erat dengan sebuah sikap atau berkehidupan.

tidak berat sebelah maupun sama-sama. adalah output sekunder dari sebuah keseimbangan. pemerataan akan aktualisasi diri dalam menjalankan hidup berkesimbangan. memerlukan sebuah pemahaman akan semua aspek. penemuan akan keselarasan adalah penuntasan diri akan keseimbangan olah jiwa dan olah rasa. hal ini tentu adalah bentuk dari sebuah output yang berbentuk. dimana pikiran yang dijejali akan sebuah keinginan-keinginan takterbatas yang menuntut manusia dalam rasa antara tak puas dan tak pernah puas adalah pembuntung sebuah keseimbangan yang berimbas pada keselarasan lalu ber efek pada kemunduran akan diri sendiri.